Rabu, 11 November 2015

laporan observasi



LAPORAN HASIL OBSERVASI
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPS DI SD NEGERI RANDUGUNTING 4 KOTA TEGAL

PRAKARTA

Puji syukur kepada Allah Yang Maha atas rahmat serta petunjuk-Nya sehingga saya bisa menyelesaikan laporan hasil observasi tentang mata pelajaran IPS SD pada kelas rendah. Di mana dalam pelaksanaan observasi, saya mendapat tambahan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mengenai bagaimana pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran IPS SD pada kelas rendah yaitu kelas 1,2 dan 3.
Kegiatan yang saya laksanakan ini tidak lepas dari bimbingan berbagai pihak. Untuk itu dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada :
1.       Dosen pengampu mata kuliah konsep dasar IPS Eka Titi Andaryani, S.Pd., M. Pd.
2.       Kepala Sekolah SDN Randugunting 4
3.       Guru kelas 1,2 dan 3 SDN Randugunting 4
4.       Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.
Harapan saya, semoga laporan hasil observasi ini dapat bermanfaat untuk pembacanya maupun saya sendiri selaku penulis.




Tegal,    September 2015
Observer




Sofiatun

                                                                                                           
BAB 1
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Pembelajaran IPS pada tingkat sekolah dasar merupakan suatu bentuk pembelajaran yang mempersyaratkan seorang guru memiliki kemampuan dasar tentang ilmu pengetahuan sosial. Pengetahuan guru akan IPS juga harus diimbangi dengan kemampuan guru untuk menyampaikan materi tersebut kepada siswanya.
Secara umum tugas guru mata pelajaran IPS adalah sama dengan tugas guru mata pelajaran lainnya. Namun demikian dengan melihat karakteristik mata pelajaran IPS berbeda dengan mata pelajaran lainnya, maka setidaknya ada beberapa hal yang menjadi pembedanya. Misalnya, pada kurikulum sekarang ini (KTSP) ditekankan bahwa substansi mata pelajaran IPS merupakan IPS terpadu, maka tuntutannya adalah bahwa guru IPS sekarang ini harus memahami dan menerapkan model-model pembelajaran terpadu sebagaimana tuntutan kurikulum. Karakteristik IPS lainnya adalah bahwa masalah-masalah sosial kemasyarakatan sebagai objek kajian IPS selalu berkembang terus menerus, maka sebagai guru mata pelajaran IPS dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan itu agar apa yang diajarkannya selalu up to date (masalah-masalah terkini).
Oleh karena itu, pembelajaran IPS SD pada kelas rendah yaitu kelas 1,2 dan 3 bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang sikap dan ketrampilan yang harus dimiliki anak-anak usia SD.
B.       Rumusan Masalah
1.    Pengertian IPS SD pada kelas rendah
2.    Kurikulum apa yang digunakan oleh SDN Randugunting 4 dalam menyampaikan mata pelajaran IPS
3.    Materi apa saja yang diberikan oleh guru SDN Randugunting 4 tentang IPS pada kelas 1,2 dan 3
4.    Model Pembelajaran yang seperti apakah penyampaian materi IPS di SDN Randugunting
C.      Tujuan Penulisan
Penulisan laporan ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Konsep Dasar IPS dengan metode observasi.
1.      Untuk mengetahui kurikulum apa yang digunakan oleh SDN Randugunting 4 dalam menyampaikan mata pelajaran IPS
2.      Untuk mengetahui materi apa saja yang diberikan oleh guru SDN Randugunting 4 tentang IPS pada kelas 1,2 dan 3
3.      Untuk mengetahui model membelajaran yang seperti apakah penyampaian materi IPS di SDN Randugunting 4
D.      Manfaat
1.    Memberi gambaran mengenai bagaimana pelaksanaan pembelajaran IPS pada kelas rendah.
2.    Memberikan pengetahuan bagaimana peran materi IPS SD pada kelas rendah.
3.    Memberikan gambaran pengelolaan kelas dan kegiatan pembelajaran pelaksanaan pembelajaranmata pelajaran IPS.
4.    Memberikan pengalaman kepada mahasiswa PGSD sebagai calon guru agar lebih professional ketika terjun ke sekolah dan melakukan pembelajaran mata pelajarn IPS SD pada kelas rendah.
E.       Metode Pengumpulan Data
Dalam pelaksanaan observasi di SD Negeri Randugunting 4, saya memperoleh data sebagai bahan laporan observasi melalui metode wawancara yaitu metode pengumpulan data dengan cara tanya jawab dengan narasumber guru SD pada kelas rendah yaitu kelas 1,2 dan 3. Kegiatan tersebut dilakukan pada hari selasa, 20 Oktober 2015 ada pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.


BAB II
HASIL OBSERVASI

A.    Data Fisik Sekolah
1.      Nama Sekolah                                     : SDN Randugunting 4
2.      Nomor Pokok Sekolah Nasional         : 20329785
3.      Propinsi                                               : Jawa Tengah
4.      Kabupaten/ Kota                                 : Kota Tegal
5.      Kecamatan                                          : Tegal Selatan
6.      Desa/ Kelurahan                                  : Randugunting
7.      Jalan                                                    : JL. Arum No.45 A
8.      Status Sekolah                                                : Negeri
9.      Nama Kepala Sekolah                         : Pujianto S.Pd
10.  Guru Kelas 1                                       : Sueni, S.Pd
11.  Guru Kelas 2                                       :Vivin Nurma W, S.Pd
12.  Guru Kelas 3                                       : Dwi Tjahyani W, S.Pd
13.  Jumlah Total Siswa                             : 168 anak
14.  Jumlah Siswa Kelas 1                         : 25 anak
15.  Jumlah Siswa Kelas 2                         : 32 anak
16.  Jumlah Siswa Kelas 3                         : 32 anak
17.  Bahasa Sehari-hari                              : Bahasa Indonesia
18.  Hari Aktif                                           : Senin-Sabtu

B.  Kurikulum Yang Digunakan
            Setelah melaksanakan observasi di SDN Randugunting 4, diketahui bahwa kurikulum yang digunakan dalam proses pembelajaran IPS pada SD di kelas rendah yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau Kurikulum 2006.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 bahwa kurikulun Satuan Pendidikan pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan dari Badan Standar Nasional Pendidikan. KTSP diberlakukan secara bertahap mulai tahun ajaran 2006/2007 hingga tahun ajaran 2010/2011 sudah merata di semua kelas pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Dalam Struktur Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD memuat 8 mata pelajaran ditambah muatan lokal, yang diantaranya terdapat mata pelajaran IPS.
C.  Materi IPS SD Pada Kelas Rendah
Pembelajaran ips di kelas rendah menggunakan Silabus Pembelajaran Tematik, dimana dalam setiap tema memuat semua mata pelajaran lainnya yang saling berkaitan.
a.       Materi IPS di Kelas 1:
Semester 1:
-          Tema 1: Diri Sendiri
-          Tema 2: Keluarga
-          Tema 3: Lingkungan
-          Tema 4: Kegemaran
-          Tema 5: Pengalaman
-          Tema 6: Budi Pekerti
Semester 2:
-          Tema 1: Keluarga
-          Tema 2: Kesehatan
-          Tema 3: Lingkungan
-          Tema 4: Peristiwa
-          Tema 5: Permainan
-          Tema 6: Kebersihan
-          Tema 7: Diri Sendiri
b.      Materi IPS di kelas 2:
Semester 1
-          Tema 1: Peristiwa
-          Tema 2: Kesehatan
-          Tema 3: Diri Sendiri
-          Tema 4: Hiburan
-          Tema 5: Lingkungan
-          Tema 6: Tempat Umum
Semester 2
-          Tema 1: Budi Pekerti
-          Tema 2: Kegemaran
-          Tema 3: Binatang
-          Tema 4: Kegiatan Sehari-hari
-          Tema 5: Kesehatan
-          Tema 6: Lingkungan
c.       Materi IPS di kelas 3
Semester 1
-          Tema 1: Kegiatan
-          Tema 2: Pengalaman
-          Tema 3: Hiburan
-          Tema 4: kesehatan
-          Tema 5: Tempat Umum
-          Tema 6: Lingkungan
Semester 2
-          Tema 1: Peristiwa
-          Tema 2: Kegiatan Sehari-hari
-          Tema 3: Kerajinan Tangan
-          Tema 4: Kegemaran
-          Tema 5: Pendidikan
-          Tema 6: Permainan

D.  Metode Pembelajaran
1.    Metode Ceramah
Metode ceramah merupakan cara  penyampaian bahan ajar dengan komunikasi lisan. Metode ini efektif untuk penyampaian informasi dan pengertian. Metode ini seringkali digunakan guru dalam menyampaikan pelajaran apabila menghadapi sejumlah siswa yang cukup banyak, namun perlu diperhatikan juga bahwa metode ini akan berhasil baik apabila didukung oleh metode-metode yang lain, misalnya metode tanya jawab, latihan dan lain-lain. Guru harus benar-benar siap dalam hal ini, karena jika disampaikan hanya ceramah saja dari awal pelajaran sampai selesai, siswa akan bosan dan kurang berminat dalam mengikuti pelajaran, bahkan bisa-bisa siswa tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh gurunya.

2.    Metode Diskusi
Metode diskusi adalah cara penyampaian bahan ajar dimana siswa dihadapkan pada suatu masalah untuk dibahas dan dipecahkan bersama. Melalui metode diskusi murid memperoleh pengalaman melalui partisipasi dan interaksi. Dengan menggunakan metode diskusi dapat dilaksanakan pertukaran gagasan faktan dan pendapat diantara murid sehingga menjadikan suasana belajar lebih dinamis.

3.    Metode Tanya Jawab
Metode tanya jawab adalah metode yang digunakan dengan cara guru bertanya kepada muridnya dan muridnya menjawab. Kegiatan ini dilakukan secara lisan yang bertujuan agar siswa aktif menjawab pertanyaan dari gurunya.

4.    Metode Pemberian Tugas
                             Metode pemberian tugas merupakan suatu metode mengajar yang diterapkan dalam proses belajar mengajar, yang biasa disebut dengan metode pemberian tugas. Biasanya guru memberikan tugas itu sebagai pekerjaan rumah. Akan tetapi sebenarnya ada perbedaan antara pekerjaan rumah dan pemberian tugas.

5.       Metode demontrasi atau menggunakan alat peraga
Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan
    
6.      Metode Karyawisata
Suatu cara penyajian bahan pelajaran dengan membawa murid langsung kepada obyek yang akan dipelajari di luar kelas. Karyawisata dapat dilakukan dalam waktu singkat beberapa jam saja ataupun cukup lama sampai beberapa hari.

F.       Media
   Media yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi IPS SD pada kelas rendah yaitu :
1.      Papan tulis
2.      LCD
3.      Buku paket dan lks
4.      Alat peraga





BAB III
PENUTUP
A.  SIMPULAN
Setelah melakukan observasi di SDN Randugunting 4 diperoleh hasil yaitu :
1.      Kurikulum yang diterapkan di SDN Randugunting 4 yaitu KTSP (2006)
2.      Materi yang disampaikan mengacu pada perangkat pembelajaran silabus tematik terpadu yang menggunakan tema yang saling berkaitan.
3.      Metode yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi yaitu menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, pemberian tugas, demonstrasi atau menggunakan alat peraga dan karyawisata.

B.  SARAN
Proses pembelajaran IPS SD pada kelas rendah tak lepas dari peran seorang guru. Oleh karena itu diharapkan guru dapat memberikan materi yang sesuai dengan kondisi siswanya dengan metode penyampaian yang tepat agar siswa dapat menerap pelajarannya dengan maksimal.









1 komentar:

  1. Slingo online casino site – Lucky Club
    If you like Slingo game with a slingo-like, jackpot-filled theme, then you may also like the Spins bonus. These extra spins give you an luckyclub.live incredible chance to earn points

    BalasHapus